TKIT Al Ibrah Kenalkan Alat Jahit kepada Siswanya

Gresik_Keberadaan mesin jahit –sebagai supported kebutuhan sandang– terus berkembang. Dari yang tradisional hingga modern dengan peralatan canggih, semuanya berjalan melayani masyarakat dengan skala beragam.

Menyadari perkembangan ini, secara dini pengelola TKIT Al Ibrah Gresik mengenalkan peralatan jahit-menjahit ini kepada anak didiknya. Caranya, mengunjungi home industry di kawasan Jl. Wahidin Sudirohusodo, Gresik, Kamis (15/3/2019).

“Diharapkan, dengan mengenalkan secara dini kepada anak-anak, mereka nantinya tidak gagap dan gagal paham mengenali fenomena yang berkembang di masyarakat,” kata Kepala TKIT Al Ibrah Gresik, UstadzahRif’atul Aliyah.

Saat ini, lanjut Rif’ah, banyak dijumpai mesin jahit modern yang kerjanya diatur oleh komputer. Sementara di tempat lain, jauh sebelumnya telah berkembang mesin jahit tradisional dan masih hidup hingga sekarang. Penggunaa mesin jahit, baik yang tradisional maupun modern, dimanfaatkan baik oleh perorangan maupun usaha-usaha konveksi.

Sebanyak 196 siswa TKIT Al Ibrah yang didampingi sejumlah ustadzah mengunjungi home industri di Jl Wahidin Sudirohusodo, Gresik. Secara berkelompok mereka tampak antusias dan penasaran ingin mengetahui bagaimana pengoperasian deretan mesin jahit yang ada.

Dikatakan, kegiatan yang berlangsung dua hari sejak Rabu (13/3/2019) itu, untuk menambah wawasan anak tentang peralatan menjahit, menumbuhkan rasa ingin tahu dan semangat belajar, serta memupuk rasa syukur kepada Allah. Sebab, dengan adanya peralatan itu, pengguna mesin jahit akan lebih mudah dalam melakukan pekerjaan jahit-menjahit.

Di rumah industri milik Arif Budiman ini, para siswa banyak mendapatkan pengetahuan dan pengalaman tentang proses kerja peralatan menjahit. Di antaranya, mereka mengetahui berbagai penggerak mesin jahit baik yang menggunakan tangan, kaki, sampai komputer.

“Anak-anak TKIT Al Ibrah ini memang cerdas-cerdas dan pemberani. Mereka tidak segan atau takut bertanya ketika ada hal yang mereka belum paham.” ujar Arif Budiman, yang merintis kariernya sejak tahun 2014 ini.

Sumber : Jalindo.net

Kontibutor: M. Janan, Humas Yayasan Al Ibrah Gresik

Foto/dokumen : Janan Raj

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *